Pages

Pengalaman Perbaikan Tanaka Sakura Sering Hang Dan Restar Sendiri

Dengan harga yang hampir tidak terlalu jauh dari receiver Tanaka lain nya ber empeg2,receiver Tanaka Sakura ini hanya terpaut sekitar 30 ribu dengan receiver Tanaka dan Matrix Mpeg2.Namun perbedaan harga sedikit tapi ternyata Tanaka Sakura ini ternyata sudah suport H264 atau sudah mpeg4.Perbedaan yang bisa dilihat secara fisik adalah adanya colokan USB untuk pemutar media seperti film musik dan juga update OTA secara offline serta pastinya akan bisa menampilkan siaran stasiun tv yang ber format H264 atau mpeg4.

Tapi dengan harga yang semurah itu mungkinkah ada kekurangan? 
Kelebihan apakah Tanaka Sakura ini selain harga nya yang hanya sekitar 200 ribu an.?

Memang setelah kemunculan receiver Tanaka Sakura mpeg4 kualitas ( SD ) saya sudah menjual beberapa puluh receiver ini ke konsumen.Dari sekian banyak yang terjual ada beberapa biji yang mengalami keluhan dan sudah di luar waktu garansi pabrik.

Tentunya jalan terakhir adalah melakukan perbaikan sendiri dengan peralatan yang seadanya karena sparepart receiver khususnya didaerah saya selain bagian power supply nya sulit di dapatkan.Kalau kerusakan dibagian power supply memang sangat mudah di perbaiki dan komponen nya pun banyak di jual di pasaran,kecuali kalau kerusakan di bagian mobo nya rasa rasa nya yang berhasil di perbaiki bisa di hitung dengan jari mengingat sparepart nya yang tidak ada.

Seperti receiver merk Tanaka Sakura yang sedang saya hadapi ini dan bisa dilihat di gambar samping yaitu keluhan nya adalah setelah dinyalakan beberapa menit apalagi ketika di nyalakan serta dipakai nonton di frekuensi yang berformat mpeg4 seperti Indosiar Network maka receiver ini gambar nya tersendat sendat dan terkadang berhenti seperti kehilangan signal,dan ketika Tanaka Sakura ini di coba di kontrol pakai remote ternyata tidak bereaksi,dengan tombol panel depan pun sama tidak ada reaksi di layar.Istilah nya hang atau LAG.

Satu satu cara yang berpengaruh adalah dengan mencabut steker listrik atau mematikan lewat tombol power,Ya emang mati setelah dinyalakan lagi on seperti biasa tapi kemudian hang lagi bahkan restart dan mati sendiri kemudian nyala dengan sendiri bisa terlihat di display channel receiver Tanaka Sakura ini .Ketika di raba bagian mobo receiver ini ternyata panas nya lumayan sampai terasa sampai keluar.

Akhir nya dilakukan lah penelusuran seluruh komponen dan pengukuran tegangan dengan harapan receiver ini masih bisa di perbaiki dan dipakai normal kembali.Sebelum kita mengdiagnosa tidak akan bisa diperbaiki apa salah nya kita lakukan perbaikan secara teliti sampai komponen sekecil pun semisal kapasitor.

Tapi ternyata sobat setelah dilakukan penelusuran akhir nya plong juga karena yang ditemukan adalah tegangan over di pin 3,3 volt nya,dan ketika diukur yang seharus nya 3,3 volt yang terjadi mahal sekitar 5,85 volt dialat pengukuran avo digital saya.

Ya tentu saja mpeg atau mobo yang mana bisa kuat menahan arus sebesar 5,85 volt yang seharus nya adalah cuma 3,3 volt,untung saja belum terlambat kalau sudah merusak mobo atau empeg waduh kaya nya susah dibenerin gan.

Setelah di cek peralatan dibagian power supply ternyata tidak ada  yang terindikasi rusak,sedikit bingung juga sobat ko kenapa tegangan sampai over seperti ini,akhir nya setelah sekian lama akhirnya diketahui bahwa trafo switsing nya kelihatan hitam seperti panas yang berlebihan.Akhirnya mencari cari bekas trafo switching tersebut akhirnya ada yang sama pin nya dan di coba dipasang dan setelah dilakukan pengukuran tegangan diketahui tegangan pas seperti yang diharapkan. Kalau tidak ada trafo bekas lebih baik soban ganti saja dengan power supply yang baru dengan harga sekitar 25 ribu rupiah.

Itulah pengalaman dalam perbaikan receiver tanaka sakura yang protek,dan receiver tanaka sakura yang restart sendiri,serta panas.Ini hanya pengalaman biasa saja,tapi bisa dijadikan referensi jadi supaya kita tidak cepat memvonis suatu pekerjaan sebelum dilakukan pengecekan secara teliti.